Because Allah


"Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku" 
(QS. Adz-Zariyat: 56)

Research, berbagi sejuta kebaikan

Saya berkisanambungan dengan kata 'research' sejak 3 tahun lalu, tepat ketika saya duduk di bangku smp. Namun tentu saja pengalaman dan keahlian saya dalam hal penelitian masih jauh lebih sedikit dari teman-teman sebaya saya. Sebenarnya saya mau panjang lebar membahas karya-karya dan kehebatan mereka dalam dunia penelitian, tapi dalam entri kali ini saya baru mau memfokuskan untuk memperkalkan 'research' bagi kalian yang belum tau.
Oke, walaupun saya terhitung pemula dalam dunia penelitian saya hanya ingin berbagi pengalaman saya.
Apasih pikiran pertama kali yang terlintas ketika kalian mendengar kata penelitian? sulit? ribet? harus berhubungan dengan lab? buang pikiran semu itu jauh-jauh ya :)
Buka mindset baru bahwa penelitian itu seru, mengasyikkan, pokoknya luar biasa deh. Kenapa? karena dengan penelitian kamu bisa dapet yang 'lebih-lebih'
1. Kamu tidak lagi menjadi konsumen tapi PRODUSEN (ini bahasa ekonominya).
2. Dari segi wawasan, tentu wawasanmu akan lebih terbuka dibandingkan dengan yang lain. Kok bisa? bisa dong, ketika kamu melakukan sebuah penelitian mau gak mau pasti kamu akan mencari informasi baru di luar dari yang kamu dapatkan dari sekolah. Ya walaupun hanya 1-2 informasi (paling sedikit) setidaknya itu akan lebih membuka wawasanmu :)
3. Dengan penelitian secara tidak langsung kamu akan terlatih untuk lebih peka terhadap masalah-masalah yang terjadi disekitarmu.
4. Rasa ingin tahu kamu akan semakin besar, maksudnya rasa ingin tahu dalam kebaikan lho ya.
5. Kamu bisa berbagi kebaikan kepada sesama. Ilmu-ilmu yang kamu dapatkan dari sekolah tidak hanya untuk 'mencari nilai' semata tapi memang untuk diaplikasikan dalam kehidupan senyatanya.
Nah! itu hanya poin-poin besar dari apa yang kamu bisa dapatkan dari penelitian. Masih kurang penjelasannya? simple aja nih, penelitian adalah awal sebuah perubahan besar. Bayangin aja, emang media yang kamu gunain untuk baca entri ini berawal dari mana? iya, penelitian.
Buat kamu yang masih kepo masalah penelitian, kamu bisa kunjungi sagasitas disitu kamu akan lebih kenal dekat dengan penelitian. Selain itu kamu juga bisa liat betapa anak-anak bangsa tidak kalah hebat dalam penelitian.
Selamat dan semangat wahai peneliti muda Indonesia :) search, find, solve!

"......Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Thabrani dan Daruquthni)

Nunggu aja yuk!

"Tinta takdir atas jodoh pun telah kering sejak kau dalam kandungan,
Allah telah menentukan yang terbaik atasmu "

Nemu quote itu di salah satu blog saudara semuslim. Saya benar-benar suka dengan qoute yang satu itu :) dan membuat saya semakin berfikir dengan hal yang banyak orang bicarakan: jodoh.  
Tentu kalian semua tau dong yang namanya 'pacaran'? katanya sih, katanya orang yang pada pacaran (saya belum pernah pacaran, InsyaAllah tidak) ketika mereka ditanya mengapa mereka pacaran, salah satu alasan yang paling banyak dilontarkan adalah: "pengen nyari yang cocok buat masa depan (maksudnya nikah)" Haduh selintas dalam pikiran saya, seakan-akan mereka itu nyari gaun untuk pergi ke pesta. Gonta-ganti gaun ini itu buat nyari yang pantes. Apa mau kita disamakan dengan gaun? bekas? mantan begitu?
Yuk kita review quote di atas tadi. Bukankah Allah telah menyiapkan yang terbaik untuk kita? mengapa masih sibuk mencari pacar, gonta-ganti pacar dengan dalih mencari yang terbaik? berarti kita sama saja telah menyia-nyiakan yang telah Allah siapkan untuk kita?
dan nggak perlu galau masalah 'waktu' terkait 'terbaik' yang kita bahas tadi. Sesungguhnya Allah Maha Tahu kok kapan kita siap untuk mendapatkan yang terbaik itu. 

Nah! nggak usah galau, stress atau apalah mikirin sesuatu yang jelas-jelas sudah Allah siapkan dengan seindah-indahnya. Lebih baik pergunakan waktumu untuk sesuatu yang lebih bermanfaat :))

Siluet

Aku terdiam jauh menatap angan
Bermain irama bersama cengkraman jari tangan
Berbicara fasih tak tau arah
Berkutat pada satu jejak kumencari
Kutangkap siluet itu di persimpang jalan
Dilihat indah, dipandang jauh semakin jelas
Berjalan menyusuri tiap langkah kaki
Menggenggam asa mencapai tujuan
Mata sampaikan pesan pada hati
Getaran itu mengacaukan pandanganku
Tepat di saat hilangnya siluet di ujung lensaku


Yogyakarta, 5 Desember 2013
-saat Ujian Akhir Semester Sejarah-
Fityah Salamah

Ngaku benci 'koruptor', serius?

Nah, ini ada gambar menarik buat kalian yang benar-benar ngaku benci 'koruptor' :)
















masih ngaku agen pemberantas korupsi tapi masih suka nyontek? dah gak jaman! kalian masih nggak nyadar betapa kece-nya kalian melebihi apapun kalau kalian itu nggak nyontek? kebahagian atas kekerenan kalian itu akan melebihi apapun :)
simple aja, secara tidak langsung ketika kalian nyontek modus kalian dengan para koruptor itu sama. eksekusinya aja yang berbeda.
yang patut kita inget ya teman-teman, suatu hal yang BESAR itu berawal dari hal KECIL. kalau kita terus menerus menuntut pemerintah untuk memberantas 'korupsi' tapi kita masih melakukan hal-hal kecil sebagai bibit korupsi tersebut, bagaimana negeri ini akan terbebas dari korupsi?
So, yuk kita sama-sama memperbaiki negeri ini berawal dari diri kita sendiri :)

"......Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri...." (QS. Ar-Ra'd : 13)

Perkenalkan, saya......

Untuk permulaan, tanpa basa-basi deh pada entri kali ini saya mau memperkenalkan diri saya terlebih dahulu. bukan bermaksud buat sok eksis atau gimana. tapi bukankah ada pepatah yang menyebutkan 'Tak Kenal Maka Tak Sayang'? :) Nah! untuk saling berbagi harus ada kasih yang mendasari, dan kasih itu akan lebih lengkap dengan 'sayang' :)
Oke, Nama saya Fityah Salamah (16 otw 17) biar lebih akrab dipanggil Fityah aja. Hobi saya nulis dan research. Untuk yang research itu saya memang baru pemula tapi yaaa Alhamdulillah saya menemukan jati diri saya di dalamnya.
Nah, untuk yang mau lebih kenal dekat dengan saya(apaan sih) bisa juga kunjungin media sosial saya lainnya >>

My Twitter













My Facebook














maksud saya mencantumkan twitter dan facebook saya bukan buat numpang eksis kok. biar kita bisa saling berbagi dengan segala media :)
Selamat berbagai, Fastabiqul Khoirat.....

Koruptor: buah bibit dari bangku 'pendidikan'

     Bagaimana bangsa ini ingin terbebas dari kasus korupsi, apabila bibit-bibit koruptor sudah tertanam di bangku sekolah-katanya tempat orang berpendidikan-. Omong kosong jika negara ini ingin maju. Lihat saja bagaimana pondasi pendidikan yang begitu rapuh. Tidak heran jika mereka yang mengatakan wakil rakyat dan bersembunyi dibalik gelar 'orang berpendidikan' itu banyak melupakan moral.
Orang Indon selalu mempersalahkan korupsi dimana-mana. Namun mereka telah lupa, hal besar itu tentu berawal dari hal kecil yang disepelekan. Menyontek, bukankah itu adalah sebuah pupuk buat bibit para koruptor? 
      Suatu hal yang besar tidak akan pernah hilang jika hal-hal kecil saja masih membudaya bahkan mendarah daging. Saya tahu mungkin mereka-mereka itu belum tahu saja, tapi apakah mereka akan selamanya tak pernah tahu?
      Semoga hati mereka belum benar-benar mati, sehingga tahu akan kebenaran dan kesalahan. Tak lagi fokus hanya pada suatu hal besar, tapi juga memperhatikan yang kecil. Sebuah buah tak akan tumbuh besar tanpa ada bibit-bibir berbobot. Munculnya para koruptor harus disadari memang ada bibit yang telah siap ditanam. Apakah kita akan terus membiarkan bibit itu akan terus muncul dan tertanam di bangku-bangku sekolah, yang katanya (lagi) tempat orang berpendidikan?



Yogyakarta, 4 Oktober 2013
-Saat Ulangan Tengah Semester Biologi-
Fityah Salamah
abcs